09.00 - 09.05 GMT + 7

Warta Berita

Untitled Document


 

Share/Save/Bookmark

Ketegangan Baru Di Falkland

Friday, 03 February 2012 13:02 Folda Elsynosa
PrintPDF
alt

Setelah perang Malvinas berakhir 30 tahun lalu hubungan Argentina dan Inggris kini memanas lagi dalam soal yang sama, yaitu berebut kepulauan Malvinas atau Falkland. Inggris menguasai kepulauan Falkland, sekitar 480 km di lepas pantai selatan Argentina, sejak 1833. Pada tahun 1982, Inggris mengirim pasukan angkatan laut dan ribuan tentara untuk merebut kembali pulau-pulau itu setelah pasukan Argentina mendudukinya. Sebanyak 650 orang tentara Argentina dan 255 tentara Inggris tewas dalam konflik 10 minggu itu. Perang fisik berakhir, tetapi perang kata-kata terus berlangsung sampai sekarang.

 

Sebenarnya ketegangan sudah mulai meningkat 2010 saat beberapa perusahaan minyak Inggris berniat melakukan eksplorasi di dekat Falkland. Argentina segera mengumumkan bahwa kapal-kapal yang melewati perairan disana harus meminta ijin dulu.  Desember lalu, blok perdagangan Amerika Selatan Mercosur sepakat untuk melarang semua kapal berbendera Falkland berlabuh di pelabuhan mereka. Kesepakatan ini adalah bentuk solidaritas terhadap Argentina. Pemerintah Argentina juga mengancam akan memutus rute udara satu-satunya yang menghubungkan kepulauan itu dengan Amerika Selatan, kata harian the Guardian.

 

Senin lalu Inggris mengumumkan akan mengirim kapal perusak terbarunya  HMS Dauntless ke Falkland. Kapal ini dipersenjatai dengan rudal, dapat membawa 700 orang jika evakuasi diperlukan. Pengiriman kapal ini mungkin menjadi peringatan bagi Argentina. Rabu lalu Pangeran William, pewaris nomor dua tahta Inggris terbang ke Falkland untuk bertugas disana selama 6 minggu. Kementerian Luar Negeri Argentina mengatakan rakyat Argentina sedih karena pangeran William datang dengan berpakaian seorang penakluk dan bukan dengan kebijaksaan seorang negarawan yang ingin berdialog dan mengusahakan perdamaian.

 

Mengapa ketegangan kedua negara meningkat saat ini ? Apakah Argentina berspekulasi Inggris kali ini tak mampu mempertahankan kepulauan Falkland karena pemotongan anggaran militer yang besar? Apapun alasannya jika perang terjadi penduduk Falkland yang paling menderita. Saat ini saja mereka sudah menderita. Harga sembako meningkat tajam. Jika Argentina dan Inggris memperbarui perundingan mengenai kedaulatan Falkland berdasarkan resolusi PBB dan referendum penduduk kepulauan itu perang terbuka dapat dihindari.

 

 

 

 

 

 

 

 

Last Updated on Friday, 03 February 2012 13:48

VOI Twitter Updates

voi indonesia
 
voi indonesia English Program on VOI. Network Program in English VOI-RRI Denpasar 17:00 WIB/10:00 UTC and VOI-RRI Banjarmasin... http://t.co/Ua7v80QI
About 15 hours ago
voi indonesia
 
voi indonesia Portuguese President visit Jakarta to meet President Susilo Bambang Yudhoyono
About 16 hours ago
voi indonesia
 
voi indonesia English program now on Voice of Indonesia: http://t.co/iDvPFRuB. Network Program with RRI Denpasar 17:00 WIB with RRI Banjarmasin 20:00 WIB
About 16 hours ago

My Friends:

sapri yadi oktofano djafri lusi capriny duma riris silalahi Mikha Tambayong Novita Agustina Raisa Andriana FENDY YOHAN Muhamad Chaerul Adha WALHI
Follow voiindonesia on Twitter
You are here:   Ketegangan Baru Di Falkland

Tentang Kami

Beriklan Bersama Kamai

Peraturan Penggunaan

Privacy and Cookies

copyright

Share/Save/Bookmark